Showing posts with label Kabar Anugerah. Show all posts
Showing posts with label Kabar Anugerah. Show all posts

Monday, 14 November 2016

Yesus Kristus dan Allah Bapa adalah Satu



Nats : Yohanes 14 : 6-10

Tulisan tentang Yesus Kristus adalah Allah Bapa ini adalah tulisan kedua saya yang bertema Trinitas, Triunity atau Tritunggal setelah sebelumnya tulisan serupa ini bertajuk Yesus Kristus adalah Allah Bapa pernah saya kupas dalam blog ini.

Mengapa saya kembali ingin memaparkan soal konsep bahwa Bapa dan Yesus adalah pribadi yang satu, sebab menurut saya konsep bahwa Yesus adalah Allah Bapa adalah sosok yang sama merupakan konsep yang sangat menarik.

Monday, 11 July 2016

Memakai Kuk Yesus

Nats : Matius 11:28-30

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

Yang membuat hidup kita menjadi rumit adalah ketika bejana hati kita terbuka bagi segala hasrat yg masuk ke dalamnya. Ini sama dengan membuat akses kepada berbagai pihak untuk menerima tawarannya. Hidup dengan cara demikian akan membawa kita kepada keadaan "letih, lesu dan berbeban berat".

Wednesday, 18 May 2016

Yesus Mengajarkan Kebencian?

Nats : Lukas 14 : 26

Judul di atas memang terkesan provokatif bagi sebagian besar umat Kristiani. Judul ini bermula ketika ada seorang rekan yang saya kenal dari jejaring social Facebook menanyakan hal ini berkaitan dengan kata-kata Yesus dalam Lukas 14 : 26.

Untuk lebih lengkap sebaiknya kita kutipkan ayat yang berasal dari perkataan Yesus ini agar kita bisa tahu makna sebenarnya. Berikut adalah kutipannya, "Jikalau seorang datang kepadaKu dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.”

Friday, 6 May 2016

Yesus Kristus adalah Allah Bapa

Nats : Yohanes 17 : 10

Bicara soal keesaan Tuhan Kristen, kita akan selalu dihadapkan pada sebuah perdebatan sengit mengenai Allah Kristen yang Tritunggal, Triunity atau Trinitas. Istilah-istilah ini begitu membingungkan orang sehingga menimbulkan banyak sekali perdebatan.

Orang Kristen selalu mengklaim bahwa Tuhan mereka satu tapi punya tiga kepribadian, namun bagi kelompok non-kristen, mereka selalu beranggapan bahwa orang Kristen punya tiga Tuhan yakni Allah Bapa, Allah Anak dan Roh Kudus. Maka kemudian mereka selalu mengejek, kok Allahnya orang Kristen bisa punya anak dan sebagainya.

Wednesday, 4 May 2016

Yesus Sahabat Sejati

Nats : Yohanes 15:15

Memiliki seorang sahabat tentu akan jadi momen terindah bagi manusia. Karena itu ada banyak sekali orang yang merasa kehilangan ketika sahabatnya pergi jauh atau meninggal dunia. Bahkan bagi kebanyakan orang, kehilangan sahabat seperti dunia akan segera berakhir.

Bicara soal persahabatan, kisah satu ini mungkin adalah kisah persahabatan yang paling mengharukan dari Negeri Sakura. Ini adalah sebuah kisah nyata seekor anjing bernama Hachiko dan tuannya, Hidesamuro Ueno. Kisah ini terjadi di Jepang antara tahun 1924 – 1935.

Monday, 2 May 2016

Kebebalan Rohani

Nats : Markus 8 : 4

Kalau ditanya tentang kisah Yesus memberi makan 5.000 orang, orang Kristen pastilah dengan fasih dapat menjelaskan kisah ini. Kita pasti akan menjabarkan secara rinci bahwa Yesus mampu melakukan sebuah mukjizat besar dengan memberi makan 5.000 orang hanya dengan lima roti dan dua ikan, lengkap dengan sisanya yang 12 keranjang.

Bahkan banyak Teolog yang menafsirkan angka 5.000 itu cuma mencatat jumlah kaum lelaki saja yang dihitung, sementara anak dan isterinya belum terhitung. Jadi para penafsir ini memperkirakan bahwa yang diberi makan Yesus lebih dari 15.000 orang.

Wednesday, 27 April 2016

Kekudusan adalah Bukti Ketuhanan Yesus

Nats : Yohanes 8 : 46

Sejak zaman dahulu, masalah ketuhanan Yesus memang merupakan sebuah topik perdebatan yang panjang dan seru bagi kelompok yang setuju bahwa Yesus adalah Tuhan dan kelompok penentangnya. Kaum penentang rata-rata berargumen bahwa Yesus tak pernah menyatakan diriNya sebagai Tuhan, namun ternyata Alkitab mencatat bahwa Yesus pernah menyatakan diriNya secara pribadi sebagai Tuhan (Lihat Menjawab Ketuhanan Yesus).

Namun apa yang ada dalam Yohanes 13 :13 soal pernyataan pribadi Yesus mengenai ketuhananNya lebih diperkuat dalam Kitab Yohanes 8 ayat 46  yang berbunyi, “Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku?” ini. Mengapa dikatakan menguatkan, karena melalui ayat ini sebenarnya Yesus secara tidak langsung telah menjelaskan bahwa diriNya benar-benar Tuhan yang hadir ke dunia.

Tuesday, 26 April 2016

The Next Level

Nats : Pengkotbah 1 : 1 – 11

Ketika kita sedang dalam keadaan putus asa, kita terkadang berpikir apa yang kita lakukan semuanya sia-sia. Bahkan dalam posisi biasa pun kita terkadang mengalami kejenuhan sehingga muncul pikiran seperti itu.

Banyak orang merasa bosan karena dia terus-menerus mengulang hal yang sama dari hari ke hari, dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan, bahkan dari tahun ke tahun. Semuanya terus berulang dan berulang lagi.

Monday, 25 April 2016

Kebodohan Berulang Seorang Abraham

Nats : Kejadian 12 : 10 - 20 dan Kejadian 20 : 1 – 18

Hampir semua bangsa di dunia mengakui bahwa Abraham atau Ibrahim adalah tokoh yang sangat luar biasa. Dia sangat dikasihi Tuhan sehingga dia kemudian dipilih untuk menjadi “Bapak Orang Percaya”. Sebab dari buah perkawinannya dengan Sara, Abraham memiliki Ishak dan dari Ishak, Abraham mempunyai cucu bernama Yakub, yang kemudian berganti nama menjadi Israel.

Maka kemudian keturunannya dikenal sebagai bangsa Israel yang berasal dari “yes rael” yang berarti Allah Bergumul. Tapi dalam arti lebih luas, Israel identik dengan kita orang-orang percaya kepada Allah di dalam nama Yesus. Maka secara otomatis juga, “orang percaya” dianggap sebagai keturunan rohani dari Abraham.

Sunday, 24 April 2016

Memahami Cara Pikir Tuhan

Nats : Hakim-hakim 6 : 1 – 40

Akhir-akhir ini kita merasa dunia ini semakin kejam. Hal ini tentu membuat kita kian takut untuk menghadapi hari esok. Lihat saja ada orang yang rela memfitnah orang lain hanya demi mendapatkan sebuah jabatan, atau ada orang yang rela mengorbankan keluarganya hanya demi uang. Bahkan ada orang yang rela membunuh hanya demi ratusan ribu rupiah.

Bagaimana dengan kita sebagai orang-orang pilihan Tuhan dalam menghadapi persoalan dunia yang kian menakutkan ini? Apakah kita juga harus larut dalam perasaan takut seperti yang dirasakan orang-orang di sekitar kita?

Saturday, 23 April 2016

Menjawab Ketuhanan Yesus

Nats : Yohanes 13 : 13

Sejak awal gereja didirikan, semua umat Kristiani memanggil Yesus Kristus adalah Tuhan atau Allah. Namun oleh sebagian orang non-kristen, ketuhanan Yesus terus dijadikan perdebatan. Ada banyak sekali argumentasi yang dilontarkan kelompok penentang (bukan hanya penentang tapi penghujat) ketuhanan Yesus. Rata-rata mereka merujuk bahwa Yesus hanyalah rasul atau nabi dan bukan Tuhan seperti gambaran orang Kristen.

Dari sekian banyak hujatan yang muncul, yang terbanyak adalah orang-orang mempertanyakan jikalau Yesus adalah Tuhan, mengapa Dia tak pernah menyatakan dirinya sebagai Tuhan Semesta Alam?

Tuesday, 19 April 2016

Berbahagia dalam Kesulitan

Nats : Yakobus 1 : 12

Bacaan kita dalam Yakobus 1 : 12 yang berbunyi “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia”. Mungkin apa yang dituangkan Yakobus ini mustahil untuk bisa kita lakukan.

Apalagi jika kita berpikir dengan cara “orang dunia”. Sebab mana mungkin ada orang yang senang kalau dirinya masuk dalam kesulitan. Tapi kalau kita berpikir dengan logikanya Tuhan tentu kita tak akan membantah dalil ini.

Friday, 15 April 2016

Berlaku Benar dengan Cara yang Salah

Nats : 1 Samuel 13 : 13-14

Kalau kita mempelajari tentang kisah kejatuhan Raja Saul dalam kitab 1 Samuel ini, kita akan menemukan ada banyak hal yang menarik dalam kisah hidupnya. Kita semua tentu tahu bahwa Saul adalah orang pertama yang ditempatkan Tuhan sebagai raja bangsa Israel, tapi kita juga tahu bahwa Saul juga merupaka raja pertama yang ditolak oleh Tuhan.

Ketika Saul dipilih menjadi raja, dia bukan siapa-siapa. Dia bukan seorang yang berasal dari suku besar dalam bangsa Yahudi. Tapi Saul hanyalah seorang pemuda yang berasal dari kaum keluarga Matri. Siapa kaum Matri ini? Kaum Matri atau biasa dalam bahasa Ibrani disebut kaum “Matree” yang artinya kurang lebih hujan dari Tuhan.

Thursday, 14 April 2016

Hati-hati Gunakan Mulutmu




Nats : Amsal 18:21

Masih ingat kisah Musa yang tidak bisa masuk dalam Tanah Perjanjian karena dia marah besar kepada bangsa Israel. Kemarahan yang keluar dari mulut seorang Musa, membuat dirihnya hanya bisa melihat Tanah Perjanjian tanpa pernah menginjakkan kaki di sana.

Ini juga yang ingin diungkapkan kitab Amsal 18 : 21 kepada kita. Kita ini mengatakan,  "Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa yang suka menggemakannya, akan memakan buahnya" atau "The tongue has the power of life and death, and those who love it will eat its fruit".

Wednesday, 13 April 2016

Mencari Kerajaan Tuhan Tanpa Syarat

Nats : Matius 6 :33

Ayat yang berbunyi, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” adalah sebuah ayat popular yang sering sekali dikotbahkan. Ada banyak sekali sudut pandang si pengkotbah dalam menafsirkan ayat ini.  

Namun sebagian besar pengkotbah mengajarkan bahwa ayat ini mengupas bagaimana Tuhan meminta kita mengutamakan Dia terlebih dahulu dalam hidup kita, baru semua “keperluan” kita akan ditambahkan.

Tuesday, 12 April 2016

Semakin Beriman Semakin Merendah

Nats : Lukas 7 : 1 – 10

Banyak hamba-hamba Tuhan mengupas kisah ini sebagai sebuah pembelajaran mengenai iman kepada yang luar biasa kepada Yesus. Melalui kisah ini, Alkitab sedang memberi kita gambaran bahwa Yesus sebagai penolong yang diharapkan mau mengabulkan permohonan si perwira yang meminta kesembuhan bagi hambanya. Tak cuma menyembuhkan, Yesus juga memuji sikap perwira ini.

Kisah perwira Kapernaum ini adalah sebuah kisah yang menarik. Mengapa? Karena perwira Kapernaum ini jelas bukanlah seorang Yahudi. Para penafsir Alkitab memperkirakan dia adalah seorang pejabat Romawi jujur di bawah pemerintahan Kaisar Romawi Tiberius (14 – 37 Masehi).

Monday, 11 April 2016

Penggenapan Nubuatan tentang Yesus di Perjanjian Lama

Nats : Ibrani 11 : 1

Dalam Ibrani Iman Paulus mengatakan iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.Kata-kata ini mungkin yang juga menjadi dasar kita untuk mengimani Yesus Kristus sebagai juruslamat dan Tuhan kita yang hidup.

Sejak zaman Perjanjian Lama, kehadiran Yesus sebagai penyelamat umat manusia sebenarnya memang sudah dinubuatkan. Ada banyak sekali kitab-kitab Perjanjian Lama yang menuliskan tentang kehadiran sosok Kristus sebagai sang juru selamat ribuan tahun sebelum Dia dilahirkan ke dunia.

Sunday, 10 April 2016

Membangun Kepercayaan Diri Lewat Iman

Nats : Ibrani 11:1

Dalam sebuah konseling dengan anak saya, ada fakta tersirat bahwa anak saya punya kecenderungan takut pada pelajaran matematika. Menurut anak saya, pelajaran itu membuatnya pusing dan takut sehingga dalam beberapa kesempatan nilai matematikanya jadi buruk. Apalagi guru yang mengajar juga dianggap terlampau cepat menerangkan pelajaran itu sehingga membuatnya kesulitan dalam mengatasi pelajaran itu.

“Pokoknya, aku nggak mau belajar matematika! Pelajarannya menyebalkan,” begitu celoteh anak saya yang pertama sambil bersungut-sungut.

Saturday, 9 April 2016

Penyembahan yang Benar

Kejadian 4 : 3 - 5

Kita tentu ingat bagaimana kisah Kain dan Habel. Dalam kisah ini Kain melakukan pembunuhan terhadap adiknya hanya gara-gara dia iri karena Tuhan mau menerima persembahan Habel sementara persembahan Kain diacuhkan.

Ketika sekolah minggu dulu, saya mendapatkan gambaran ringkas persembahan Kain ditolak karena dia hanya mempersembahkan hasil pertaniannya, sementara Habel mempersembahkan korban bakaran yang menyenangkan hati Tuhan.  Hal ini sama dengan kisah Kejadian 3 bahwa Tuhan menyembelih hewan untuk menutupi “ketelanjangan” manusia (Baca : Belajar dari Kejatuhan Adam). Konsep ini banyak tertanam dalam benak kaum awam seperti saya ini kala itu.

Friday, 8 April 2016

Tiga Pencobaan Ala Iblis

Nats : Matius 6 : 13

Sebagai orang Kristen, kita pasti tahu benar yang namanya “Doa Bapa Kami”. Bahkan tak cuma tahu, sebagian besar orang Kristen pastilah hafal soal Doa Bapa Kami ini. Bukan hanya orang dewasa tapi juga anak-anak sekolah minggu pun pasti hafal dengan doa ini.

Hanya saja, kita terkadang hanya sekadar hafal tapi tidak pernah mau mengerti mengapa doa ini diajarkan oleh Yesus kepada kita murid-muridNya. Dalam tulisan kali ini, saya akan coba menyoroti Doa Bapa Kami dari sudut pandang Matius 6 : 13.