Showing posts with label Kabar Anugerah Ministry. Show all posts
Showing posts with label Kabar Anugerah Ministry. Show all posts

Monday, 14 November 2016

Yesus Kristus dan Allah Bapa adalah Satu



Nats : Yohanes 14 : 6-10

Tulisan tentang Yesus Kristus adalah Allah Bapa ini adalah tulisan kedua saya yang bertema Trinitas, Triunity atau Tritunggal setelah sebelumnya tulisan serupa ini bertajuk Yesus Kristus adalah Allah Bapa pernah saya kupas dalam blog ini.

Mengapa saya kembali ingin memaparkan soal konsep bahwa Bapa dan Yesus adalah pribadi yang satu, sebab menurut saya konsep bahwa Yesus adalah Allah Bapa adalah sosok yang sama merupakan konsep yang sangat menarik.

Thursday, 29 September 2016

Yesus Hanya Datang bagi Kaum Yahudi?



Nats : Matius 15 : 24

Sebuah akun Facebook mengirimi saya sebuah pernyataan bahwa kedatangan Yesus ke dunia hanyalah untuk menyelamatkan kaum Yahudi saja dan bukan untuk menyelamatkan seluruh dunia. Dan ketika saya mencari “kata kunci” ini, ternyata banyak sekali dalil yang bicara soal ini. Intinya mereka bilang Yesus datang hanya untuk kaum Yahudi dan bukan untuk menyelamatkan orang Amerika, Inggris, Cina, Afrika atau Indonesia.

Para penganut teori ini juga tak hanya asal bicara, mereka mendasari pemikirannya, justru dari kata-kata Yesus dalam Alkitab. Salah satu ayat andalannya terdapat dalam Matius 15 : 24 yang berbunyi, “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

Friday, 16 September 2016

Investasi Iman



Nats : Kejadian 22 : 5

Dalam dunia nyata saat ini, banyak orang yang terus berpikir bagaimana dapat berinvestasi yang menguntungkan dan efektif. Hampir setiap hari ada tawaran dunia mengenai sebuah investasi yang menguntungkan bagi kita.

Monday, 8 August 2016

Belajar Keimanan dari Seorang Budak



Nats : 2 Raja-raja 5:1-3

Kisah perwira Naaman dari Negeri Siria (Suriah) adalah sebuah kisah yang amat menarik untuk disimak. Sebab dalam kisah ini, kita akan belajar bahwa Tuhan tak pernah memandang derajat seseorang ketika Dia ingin memakai orang itu untuk menunjukkan kebesaran diriNya.

Thursday, 28 July 2016

Yesus Satu-satunya Jalan ke Surga



Nats : Yohanes 14 : 6

Bicara soal surga, ada banyak orang yang begitu fasih mengungkapkan tentang surga. Ada yang bicara soal keindahannya, dan ada yang bicara soal kesempurnaan di sana. Ada yang bicara soal betapa mulianya tempat itu. Karena begitu luar biasanya surga, maka ada banyak agama yang mengajarkan manusia untuk bisa menuju surga.

Ada yang mengajarkan kita untuk berbuat amal sebanyak-banyaknya. Dalilnya di surga nanti akan ditimbang antara amal dan dosa kita. Kalau amalnya lebih banyak maka kita akan masuk surga, sementara kalau dosanya lebih banyak kita akan masuk neraka.  Tapi yang jadi pertanyaan, bagaimana kalau antara dosa dan pahalanya seimbang? Orang ini akan masuk ke mana, surga atau neraka? Tak ada kepastian soal itu.

Monday, 25 July 2016

Skenario Kasih Tuhan bagi Manusia

Nats : Kejadian 1 :1-31

Kitab yang diperkirakan ditulis oleh Musa ini berbicara soal urut-urutan penciptaan bumi dan isinya oleh Tuhan. Mungkin bagi sebagian orang, kisah ini sudah dibaca beberapa kali. Bahkan bagi anak-anak sekolah minggu, kisah tentang penciptaan dunia ini merupakan kisah hafalkan yang berada di luar kepala.

Kita tahu bahwa ayat-ayat yang terkandung dalam Alkitab bukanlah sebuah hafalan semata, sebab setiap Firman Tuhan yang ditabur pasti punya makna yang mendalam. Jadi apakah kitab Kejadian 1 ini hanyalah sebuah sejarah penciptaan tanpa makna? Pastilah kita akan menjawab tidak.

Friday, 22 July 2016

Pengajaran Paulus Soal Waktu

Nats : Efesus 5:20

“Waktu” adalah kata yang sulit untuk didefinisikan. Akan tetapi, waktu adalah pencatat tercepat yang ada di dunia ini. Waktu mencatat detik demi detik setiap peristiwa sekecil apa pun yang dikerjakan oleh anak-anak terang atau anak-anak gelap.

Monday, 11 July 2016

Memakai Kuk Yesus

Nats : Matius 11:28-30

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”

Yang membuat hidup kita menjadi rumit adalah ketika bejana hati kita terbuka bagi segala hasrat yg masuk ke dalamnya. Ini sama dengan membuat akses kepada berbagai pihak untuk menerima tawarannya. Hidup dengan cara demikian akan membawa kita kepada keadaan "letih, lesu dan berbeban berat".

Sunday, 10 July 2016

Kasih Karunia Tuhan Itu Gratis


Nats : Kejadian 6 : 8
Ketika sekolah minggu dulu, saya sering mendengar tentang kisah Nuh yang luar biasa. Dia diakui oleh banyak orang sebagai orang yang sangat patuh kepada Tuhan, sehingga meskipun dia mendapat cercaan sebagai “orang gila” karena mematuhi Tuhan dalam membangun sebuah bahtera di atas gunung dia tetap lakukan. Karena itulah kemudian Nuh diselamatkan Tuhan dari air bah yang dasyat, begitu biasa guru sekolah minggu saya ketika bercerita soal Nuh.

Wednesday, 25 May 2016

Roh Kudus adalah Roh Yesus

Nats : Yohanes 14 : 26

Dalam konsep orang awam, tak banyak yang menyadari bahwa Roh Kudus adalah perwujudan dari Tuhan sendiri. Kaum awam berpendapat bahwa Roh Kudus itu hanyalah sosok mistis yang dijanjikan Yesus untuk memberi pertolongan, pencerahan atau nasihat-nasihat kepada manusia mengenai sosok Allah, tapi bukan sosok Allah itu sendiri.

Bahkan dalam konsep ajaran non-Kristen, ada yang berpendapat bahwa Roh Kudus itu bukanlah Tuhan dalam bentuk Roh, melainkan Roh Kudus itu hanya sebagai sosok yang merujuk pada satu nabi yang datang setelah Yesus.

Wednesday, 18 May 2016

Yesus Mengajarkan Kebencian?

Nats : Lukas 14 : 26

Judul di atas memang terkesan provokatif bagi sebagian besar umat Kristiani. Judul ini bermula ketika ada seorang rekan yang saya kenal dari jejaring social Facebook menanyakan hal ini berkaitan dengan kata-kata Yesus dalam Lukas 14 : 26.

Untuk lebih lengkap sebaiknya kita kutipkan ayat yang berasal dari perkataan Yesus ini agar kita bisa tahu makna sebenarnya. Berikut adalah kutipannya, "Jikalau seorang datang kepadaKu dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.”

Sunday, 15 May 2016

Mengapa Yesus Harus Disalib?

Nats : Galatia 3 : 13

Mengapa Yesus harus mati di kayu salib? Mengapa Dia tidak mati dengan cara yang lain? Apakah Alkitab bisa menjelaskan mengapa Yesus harus mati dengan cara seperti itu?

Pertanyaan-pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sangat menarik tak hanya bagi kita orang Kristen, tapi juga bagi sebagian orang di luar Kristen. Sebab diakui atau tidak, di kalangan orang non-kristen, Yesus Kristus dikatakan tidak tidak pernah mati di kayu salib atau bahkan ada yang mengatakan bahwa Yesus sama sekali tak pernah mati. Bukan Yesus yang mati di kayu salib, tapi Yudas Iskariot yang mati karena orang Yahudi tak mengenalinya.

Monday, 9 May 2016

Yesus adalah Terang

Nats : Yohanes 12 : 46

Dalam kitab Yohanes pasal 12, terutama ayat 44-50, sebenarnya kita bisa mempelajari bahwa sekali lagi Yesus ingin menegaskan soal “misi penyelamatan Tuhan” kepada umat manusia (bangsa Israel, para murid dan kita sebagai orang percaya). Karena Yesus datang bukan untuk menghukum dunia, tapi untuk menyelamatkan dunia.

Tapi tak cuma menyelamatkan dunia, dalam Yohanes pasal 12: 46 yang jadi bahan bacaan kita ini, Yesus benar-benar ingin menunjukkan bahwa diriNya adalah Tuhan secara eksplisit dalam misi menyelamatkan seluruh umat manusia.

Friday, 6 May 2016

Yesus Kristus adalah Allah Bapa

Nats : Yohanes 17 : 10

Bicara soal keesaan Tuhan Kristen, kita akan selalu dihadapkan pada sebuah perdebatan sengit mengenai Allah Kristen yang Tritunggal, Triunity atau Trinitas. Istilah-istilah ini begitu membingungkan orang sehingga menimbulkan banyak sekali perdebatan.

Orang Kristen selalu mengklaim bahwa Tuhan mereka satu tapi punya tiga kepribadian, namun bagi kelompok non-kristen, mereka selalu beranggapan bahwa orang Kristen punya tiga Tuhan yakni Allah Bapa, Allah Anak dan Roh Kudus. Maka kemudian mereka selalu mengejek, kok Allahnya orang Kristen bisa punya anak dan sebagainya.

Wednesday, 4 May 2016

Yesus Sahabat Sejati

Nats : Yohanes 15:15

Memiliki seorang sahabat tentu akan jadi momen terindah bagi manusia. Karena itu ada banyak sekali orang yang merasa kehilangan ketika sahabatnya pergi jauh atau meninggal dunia. Bahkan bagi kebanyakan orang, kehilangan sahabat seperti dunia akan segera berakhir.

Bicara soal persahabatan, kisah satu ini mungkin adalah kisah persahabatan yang paling mengharukan dari Negeri Sakura. Ini adalah sebuah kisah nyata seekor anjing bernama Hachiko dan tuannya, Hidesamuro Ueno. Kisah ini terjadi di Jepang antara tahun 1924 – 1935.

Monday, 2 May 2016

Kebebalan Rohani

Nats : Markus 8 : 4

Kalau ditanya tentang kisah Yesus memberi makan 5.000 orang, orang Kristen pastilah dengan fasih dapat menjelaskan kisah ini. Kita pasti akan menjabarkan secara rinci bahwa Yesus mampu melakukan sebuah mukjizat besar dengan memberi makan 5.000 orang hanya dengan lima roti dan dua ikan, lengkap dengan sisanya yang 12 keranjang.

Bahkan banyak Teolog yang menafsirkan angka 5.000 itu cuma mencatat jumlah kaum lelaki saja yang dihitung, sementara anak dan isterinya belum terhitung. Jadi para penafsir ini memperkirakan bahwa yang diberi makan Yesus lebih dari 15.000 orang.

Wednesday, 27 April 2016

Kekudusan adalah Bukti Ketuhanan Yesus

Nats : Yohanes 8 : 46

Sejak zaman dahulu, masalah ketuhanan Yesus memang merupakan sebuah topik perdebatan yang panjang dan seru bagi kelompok yang setuju bahwa Yesus adalah Tuhan dan kelompok penentangnya. Kaum penentang rata-rata berargumen bahwa Yesus tak pernah menyatakan diriNya sebagai Tuhan, namun ternyata Alkitab mencatat bahwa Yesus pernah menyatakan diriNya secara pribadi sebagai Tuhan (Lihat Menjawab Ketuhanan Yesus).

Namun apa yang ada dalam Yohanes 13 :13 soal pernyataan pribadi Yesus mengenai ketuhananNya lebih diperkuat dalam Kitab Yohanes 8 ayat 46  yang berbunyi, “Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku?” ini. Mengapa dikatakan menguatkan, karena melalui ayat ini sebenarnya Yesus secara tidak langsung telah menjelaskan bahwa diriNya benar-benar Tuhan yang hadir ke dunia.

Tuesday, 26 April 2016

The Next Level

Nats : Pengkotbah 1 : 1 – 11

Ketika kita sedang dalam keadaan putus asa, kita terkadang berpikir apa yang kita lakukan semuanya sia-sia. Bahkan dalam posisi biasa pun kita terkadang mengalami kejenuhan sehingga muncul pikiran seperti itu.

Banyak orang merasa bosan karena dia terus-menerus mengulang hal yang sama dari hari ke hari, dari minggu ke minggu, dari bulan ke bulan, bahkan dari tahun ke tahun. Semuanya terus berulang dan berulang lagi.

Monday, 25 April 2016

Kebodohan Berulang Seorang Abraham

Nats : Kejadian 12 : 10 - 20 dan Kejadian 20 : 1 – 18

Hampir semua bangsa di dunia mengakui bahwa Abraham atau Ibrahim adalah tokoh yang sangat luar biasa. Dia sangat dikasihi Tuhan sehingga dia kemudian dipilih untuk menjadi “Bapak Orang Percaya”. Sebab dari buah perkawinannya dengan Sara, Abraham memiliki Ishak dan dari Ishak, Abraham mempunyai cucu bernama Yakub, yang kemudian berganti nama menjadi Israel.

Maka kemudian keturunannya dikenal sebagai bangsa Israel yang berasal dari “yes rael” yang berarti Allah Bergumul. Tapi dalam arti lebih luas, Israel identik dengan kita orang-orang percaya kepada Allah di dalam nama Yesus. Maka secara otomatis juga, “orang percaya” dianggap sebagai keturunan rohani dari Abraham.

Sunday, 24 April 2016

Memahami Cara Pikir Tuhan

Nats : Hakim-hakim 6 : 1 – 40

Akhir-akhir ini kita merasa dunia ini semakin kejam. Hal ini tentu membuat kita kian takut untuk menghadapi hari esok. Lihat saja ada orang yang rela memfitnah orang lain hanya demi mendapatkan sebuah jabatan, atau ada orang yang rela mengorbankan keluarganya hanya demi uang. Bahkan ada orang yang rela membunuh hanya demi ratusan ribu rupiah.

Bagaimana dengan kita sebagai orang-orang pilihan Tuhan dalam menghadapi persoalan dunia yang kian menakutkan ini? Apakah kita juga harus larut dalam perasaan takut seperti yang dirasakan orang-orang di sekitar kita?